Pamela Ng is a Singaporean environmental writer whose work weaves multimedia tapestries of ecological interconnection between environment and biodiversity, approaching writing as an interpreter of and for biodiverse life to reveal the identities, forms, and ecological functions of species and evoke care and compassion for the more-than-human world. Last August, she journeyed to the Riau Islands, where she earned the trust of a dugong hunter who shared with her a story of survival and myth, and drawing on that encounter, her piece The Last Dugong Hunter explores the conflicting ecological and economic forces reshaping the seagrass ecosystems and coastal communities of the Riau Archipelago.
Pamela Ng adalah seorang penulis lingkungan asal Singapura yang karyanya merajut permadani multimedia tentang keterkaitan ekologis antara lingkungan dan keanekaragaman hayati, dengan pendekatan menulis sebagai penerjemah bagi kehidupan hayati yang beragam untuk mengungkap identitas, bentuk, dan fungsi ekologis berbagai spesies serta membangkitkan kepedulian dan rasa welas asih terhadap dunia di luar manusia. Agustus lalu, ia melakukan perjalanan ke Kepulauan Riau, di mana ia berhasil mendapatkan kepercayaan seorang pemburu duyung yang membagikan kisah tentang bertahan hidup dan mitos kepadanya, dan berdasarkan pertemuan tersebut, tulisannya The Last Dugong Hunter mengulas benturan kekuatan ekologis dan ekonomi yang membentuk ulang ekosistem lamun serta komunitas pesisir di Kepulauan Riau.




























